Orkid spesis ini jarang diketemui sehingga baru-baru ini apabila ada sesetengah pengusaha nurseri di Asia Tenggara telah mula menawarkan bagi jualan untuk peminat-peminat orkid spesis . Ia mempunyai bawang semu (pseudobulb) besar berbentuk bujur dan bundar serta memiliki daun besar yang tebal berbentuk oblong. Apabila pebungaannya mengeluarkan tangkai bunga setinggi daunnya, ia mula akan mengeluarkan bunganya di mana ia akan keluar satu persatu. Setiap kuntum bunga yang berukuran 7 sm panjangnya itu bertahan selama 1 – 2 minggu.
Bulbophyllum amplebracteatum .T .& B – Orkid spesis
Posted by zainura66 di 12 Januari 2011
Dikirim dalam Orkid Spesis | Di tag: Orkid, orkid hutan, orkid spesis | Leave a Comment »
Bulbophyllum annandalei (Ridl.) – Orkid spesis
Posted by zainura66 di 12 Januari 2011
Orkid spesis yang mempunyai variati bunga paling banyak di antara jenis spesis epifit ini ; yang jarang diketemui kecuali di negeri yang berbukit-bukau pada ketinggian di antara 600 – 1000 meter. Orkid ini mempunyai rizom yang menjalar dengan jarak di antara bawang semunya (pseudobulbs) 2 – 5sm. Pembungaannya hanya mengandungi 8 kuntum bunga dan bertahan yang hanya beberapa hari saja
Terdapat beberapa variasi warna dan paten pada bunganya.
Dikirim dalam Orkid Spesis | Di tag: Orkid, orkid hutan, orkid liar, orkid spesis | Leave a Comment »
Vanilla tahitensis Rchb.f. – Orkid spesis
Posted by zainura66 di 10 Januari 2011
Tanaman vanilla bukanlah jenis tanaman yang sulit untuk dibudidayakan terlebih di wilayah yang beriklim tropis seperti Indonesia, dari asalnya tanaman ini dahulu merupakan tanaman liar kerabat Anggrek yang ditemukan pertamakali oleh suku Aztec di pedalaman hutan Meksiko. Tanaman Vanilla masih tergolong dalam kerabat Anggrek (Orchidaceae). Tanaman ini tumbuh dengan cara merambat dan hidup secara semi epifit, tergolong dalam kerabat anggrek olehkarenanya di dunia saat ini terdapat lebih dari 110 jenis tanaman vanilla. Namun walaupun demikian tidak semua jenis tanaman vanilla memiliki nilai komersial untuk produksi buahnya, hingga kini hanya 3 jenis tanaman vanilla di dunia yang dapat dimanfaatkan produksi buahnya, tanaman vanilla dimaksud adalah, Vanilla planifolia Andrews, Vanilla pompona Schieda, dan Vanilla tahitiensis JW Moore.
Vanilla Planifolia, tanaman vanilla jenis ini adalah yang paling banyak ditanam di Indonesia, disebut juga Java Vanilla Bean, jenis Vanilla Planifolia juga dikenal dengan nama komersial Madagascar Bourbon Vanilla. Sedangkan Vanilla tahitiensis dikenal dengan nama Vanilla Tahiti, jenis vanilla ini banyak ditanam di negara Papua Nugini, diduga jenis vanilla ini muncul dikarenakan mutasi yang terjadi secara spontan di alam Papua ketika Vanilla jenis Planifolia ditanam di sana, adapun jenis Vanilla pompona lebih banyak dibudidayakan di wilayah Karabia.
Morfologi tanaman vanilla terdiri dari akar, batang, daun, bunga dan buah. Tanaman vanilla memiliki perakaran yang dangkal. Akar utama terbentuk pada dasar batang, bercabang dan tersebar pada lapisan atas tanah (Purseglove et al. 1981). Menurut Yufdy (1995) tanaman vanilla tergolong tanaman yang tahan terhadap kekeringan karena memiliki juga akar udara yang berfungsi sebagai pengambil air. Akar udara disebut juga akar lekat ataupun akar hawa sedangkan akar utama disebut akar tanah.
Tanaman vanilla dapat tumbuh pada ketinggian antara 0 hingga 1200 meter di atas permukaan laut, namun untuk kepentingan komersial maka tanaman vanilla sebaiknya ditanam hanya diantara ketinggian 400 hingga 800 meter di atas permukaan laut. Curah hujan yang dikehendaki tanaman vanilla adalah antara 1500 hingga 3000 mm/ tahun dengan jumlah hari hujan 80 hingga 210 hari/ tahun. Ini artinya terdapat bulan kering yang diperlukan saat melakukan budidaya tanaman vanilla antara periode 2 hingga 4 bulan untuk fase pembungaan
Suhu di daerah sekitar yang menjadi area penanaman tanaman vanilla sebaiknya berada pada kisaran 23 hingga 26 derajat celcius dengan tingkat kelembapan yaitu antara 50 hingga 80%. Adapun intensitas cahaya matahari yang dibutuhkan adalah antara 30 hingga 55%. Tanaman vanilla dapat tumbuh di berbagai jenis dan tipe tanah selama kondisi fisiknya baik. Akar tanaman vanilla yang halus menjadikan kondisi fisik tanah haruslah gembur, ringan, lempung dan berhumus.
Seringkali banyak yang terburu-buru saat hendak melakukan budidaya tanaman vanilla, melupakan hal paling dasar sebagai bagian proses penanaman yaitu ketersediaan pohon panjat dan naungan tanaman vanilla. Sebagaimana yang Kita ketahui bila tanaman vanilla yang masih tergolong dalam famili anggrek ini memerlukan tiang rambatan saat proses pertumbuhan vegetatifnya. Penanaman pohon panjat juga diperlukan guna menjaga keteduhan terhadap sinar cahaya matahari yang masuk ke area penanaman vanilla serta melindungi tanaman vanilla dari terpaan angin kencang saat dibudidayakan. Pohon Gamal merupakan salah satu jenis pohon yang dapat dijadikan tiang panjat tanaman vanilla. Cara penanaman dan perbanyakan pohon Gamal relatif mudah yaitu dengan stek batang. Stek pohon Gamal yang layak untuk ditanam adalah memiliki panjang antara 1,5 hingga 2 meter dengan diameter 6 hingga 10 cm. Khusus bertanam vanilla dalam pot, pemanfaatan pipa paralon dilapisi ijuk sebagai tiang artificial maka dapat dilakukan.
Media tanam dalam pot adalah terdiri dari campuran tanah, pupuk kandang dan sabut kelapa dengan komposisi 1 : 1 : 1, sedangkan tajar sebagai tempat rambatan tanaman Vanilla adalah bisa berbahan baku kayu ataupu pipa pvc yang dilapisi oleh Ijuk. Robek pollybag dengan menggunakan cutter saat akan memindahkan bibit stek ke dalam pot secara hati-hati agar tidak merusak perakaran yang telah sempurna. Permukaan pot kembali dilapisi oleh sabut kelapa. Lakukan penyiraman idealnya 1 minggu sekali. Letakkan pot dalam kondisi lingkungan dengan intensitas cahaya matahari tidak melebihi 50%.
Kelebihan mengembangkan budidaya tanaman Vanilla dalam pot adalah kondisi tanah menjadi jauh lebih stabil dibandingkan bertanam Vanilla di lahan perkebunan. Kasus-kasus seperti busuk akar, daun menguning dan permasalahan teknis lainnya dalam budidaya tanaman Vanilla dapat diminimalkan. Budidaya tanaman Vanilla dalam pot pun mempermudah dalam melakukan pengontrolan rutin tanaman sekaligus menyalurkan hobi Kita untuk bertanam dan merawat tanaman. Menjawab pertanyaan Bapak tentang penyelenggaraan tour vanilla, tour vanilla diadakan dengan jadwal yang sudah Kami tentukan. Informasinya bisa diakses pada bagian bawah Blog Organic Indonesian Vanilla pak, demikian kiranya informasi ini disampaikan. Hatur Nuhun. Agus Ramada S
Dikirim dalam Orkid Spesis | Di tag: afrodisiak, makanan, Orkid, orkid hutan, orkid liar, orkid spesis, perasa, pewangi | 1 Komen »
Vanilla planifolia Rchb.f. @ Anggerik Vanila pembangkit syahwat – Orkid spesis
Posted by zainura66 di 10 Januari 2011
Kaum Totonaca di Mexico adalah bangsa pertama yang menanam vanila. Kini, selain Mexico negara-negara lain seperti Madagascar, Indonesia, Uganda, India, Tahiti dan termasuk Malaysia.
Vanila merupakan sejenis pokok orkid liar yang menghasilkan buah yang boleh dimakan. Perasa vanila diperolehi daripada biji kekacangnya yang terdapat dalam lenggai buahnya (pod). Bijinya liat dan lembut. Bagi vanila yang berkualiti, terdapat kristal membeku yang dikenali sebagai ‘givre’ di dalamnya. Kristal ini mengandungi bahan aktif vanilin yang menghasilkan bau yang wangi.
Terdapat kira-kira 110 jenis vanila dan hanya dua jenis yang ditanam untuk tujuan komersial; iaitu Vanilla Planifolia dan Vanilla Tahitensis. Vanilla Planifolia sering menjadi pilihan untuk dijadikan bahan perasa makanan terutamanya untuk menghasilkan aiskrim, pencuci mulut dan minuman. Bagi tujuan lain pula, vanila digunakan untuk membuat pewangi, cerut dan juga minuman keras.
Vanila juga turut digunakan untuk perubatan. Masyarakat Aztec menganggap vanila sebagai afrodisiak atau pembangkit syahwat; dan reputasinya meningkat pada 1762 apabila kajian oleh penyelidik Jerman mendapati bahawa ubatan yang berasaskan ekstrak vanila mampu menyembuhkan mati pucuk serta kajian saintis pula mengatakan bau vanila mampu ‘menipu’ otak bagi membuatkannya hilang rasa lapar. Cubalah titiskan 2 titis minyak vanila asli di sapu tangan dan hidulah bila anda ada keinginan untuk makan makanan manis dan berkalori !
Dikirim dalam Orkid Spesis | Di tag: Orkid, orkid hutan, orkid liar, orkid spesis | Leave a Comment »
Vanilla griffithii Rchb.f. @ Anggerik Vanila – Orkid spesis
Posted by zainura66 di 10 Januari 2011
Spesis ini adalah umum di dataran rendah Malaysia, meskipun bunganya sangat jarang terlihat. Hanya 1 atau 2 bunga terbuka pada satu masa dan mereka hanya bertahan selama 1 hari. Spesies ini mempunyai bibir yang sangat unik, dengan melipat margin untuk mendedahkan gumpalan besar rambut putih di tekaknya.
Dikirim dalam Orkid Spesis | Di tag: Orkid, orkid hutan, orkid liar, orkid spesis | Leave a Comment »










